Polda Jabar Gagalkan Peredaran Sabu Senilai Rp 3 Miliar

Polda Jabar Gagalkan Peredaran Sabu Senilai Rp 3 Miliar Remy Suryadie

DIREKTORAT Reserse Narkoba Polda Jabar menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu seberat 2 kilogram senilai Rp 3 miliar. Selain itu, polisi juga mengamankan 5 orang di  4 lokasi berbeda. Kelima tersangka yang diamankan Minggu (5/2/2017) itu adalah C, B, T, G dan H.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Yusri Yunus mengatakan, sabu siap edar di wilayah Jabar. "Masih banyak lagi yang akan kita akan kembangkan. Mudah-mudahan kita bisa ungkap dengan cepat,‎" jelasnya di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Jumat (17/2/2017).

Yusri menjelaskan, pengungkapan bermula ketika polisi menangkap tersangka bernisial C di Pintu Tol Jatiluhur Purwakarta. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sabu seberat 1 kilogram.

"Hasil penemuan pertama kita kembangkan. Dapat TKP kedua di Jakarta. Seorang penyuplai barang ‎di daerah Danmogot Jakarta dengan inisial B," jelasnya.

Kepada ‎Polisi C mengaku disuruh B untuk mengabil barang haram tersebut. Tersangka C dijanjikan menerima imbalan sebesar Rp 2 juta atas upayanya menyelundupkan sabu-sabu.

‎Selanjutnya, polisi menciduk  kurir B di Daanmogot, Jakarta Barat pada hari yang sama. Sejumlah kendaraan tersangka dan handphone diamankan sebagai barang bukti.

Polisi juga mengamankan tersangka lain dari jaringan yang sama di Stasiun Bandung. Ditresnarkoba mengamankan tersangka T. Dari tersangka ini, polisi juga mengamankan 1 kilogram sabu-sabu.

"Setelah itu dikembangkan lagi. Ternyata B ini adalah kurir yang kebetulan sudah menyetorkan barang kepada seseorang dengan inisial T di daerah Stasiun Bandung," beber Yusri.

Dari informasi T, polisi juga meringkus dua pelaku lain, yakni G dan H di Jalan Cagak Subang‎.

Yusri mengklaim, ‎ dari hasil pengembangan dari lima tersangka, polisi telah mengantongi  nama-nama lain yang masuk daftar pencarian orang (DPO), termasuk bandar.‎

Lima tersangka kini tengah mendekam di Mapolda Jawa Barat guna penyelidikan lebih lanjut. Mereka diancam UU nomor 35 tahub 2009 tentang narkotika, Pasal 114 ayat (2), dan  pasal 112 ayat (2) dengan ancaman minimal 20 tahun penjara hingga ancaman hukuman mati.



Editor: Endan Suhendra

Komentar